Photo

Pemerintah Prefunding Dana $4 Miliar Sebagai Jaminan Anggaran Belanja Awal Tahun 2018

by Wida Yodik

Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan kegiatan Prefunding sebagai Jaminan Anggaran Belanja di awal tahun 2018, melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR). Prefunding adalah Penerbitan Surat Utang Negara (SUN), yang biasanya dilakukan di tahun sebelum penganggaran di tahun berikutnya dilakukan, sehingga anggaran belanja negara sudah tersedia pada saat dibutuhkan.

Prefunding dilakukan dengan penerbitan Surat Utang Negara (SUN) dengan denominasi valas asing senilai $4 miliar, dengan rincian sebagai berikut :

  • RI123 / Tenor 5 Tahun / $1 miliar / Jatuh Tempo 11 Januari 2023 / Tingkat Kupon 2,95% / Yield 3% / Price 99,77 Persen.
  • RI0128 / Tenor 10 Tahun / $1,25 miliar / Jatuh Tempo 11 Januari 2028 / Tingkat Kupon 3,5% / Yield 3,55% / Price 99,58%.
  • RI148 / Tenor 30 Tahun / $1,75 miliar / Jatuh Tempo 11 Januari 2048 / Tingkat Kupon 4,4% / Price 99,17%.

Dari rilis resmi yang dikeluarkan oleh DJPPR kemarin (05/12), Penerbitan SUN akan dilakukan pada 04 Desember 2017. Peringkat yang didapatkan oleh penerbitan ini adalah : Baa3 dari Moody’s, BBB dari Standard & Poor’s, serta BBB dari Fitch.

SUN yang diterbitkan kali ini adalah SUN dengan format SEC-Registered. Dimana penerbitan SUN di pasar obligasi G3 Asia akan didukung oleh SEC-Registered, sehingga pemerintah dapat mengembangkan dan memperluas basis investor, serta meningkatkan kepercayaan mereka. Kesempatan ini juga bisa digunakan oleh pemerintah dalam menyiapkan SEC-Registered Shell untuk memfasilitasi akses kepada pasar yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang.

Related Articles