Photo

Setelah 20 Tahun Dikaji Akhirnya GPN di Rilis BI

by Wida Yodik

Bank Indonesia (BI) kemarin (04/11), secara resmi telah merilis Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang sudah di kaji selama 20 tahun. Peluncuran GPN tersebut merupakan perwujudan dari Interkoneksi antar Switching dan Interoperabilitas. Artinya, GPN dimaksudkan untuk menjembatani seluruh platform pembayaran resmi yang ada di Indonesia saat ini melalui 1 Payment Gateway.

Agus Martowardojo, Gurbernur BI saat ini menjelaskan bahwa, peluncuran GPN akan berfokus pada 3 target utama yaitu, mewujudkan ekosistem pembayaran ter-interkoneksi atau saling terhubung antar platform, Interoperabilitas, serta pemrosesan transaksi yang lebih mudah dan aman.

Masalah yang dirasakan nasabah Bank maupun Lembaga Keuangan lain saat ini adalah adanya biaya yang dibebankan kepada nasabah jika menggunakan alat transaksi yang berbeda platform. Misalnya, pemegang kartu ATM BCA ingin menarik uang, namun hanya ada ATM BNI di daerah tersebut, secara otomatis beban yang di tanggungkan kepada nasabah akan terasa berat jika dilakukan berulang kali. Disinilah peran GPN nantinya, yaitu memberikan fasilitas untuk mempermudah masyarakat dalam bertransaksi menggunakan kanal pembayaran apapun, platform apapun, dengan biaya yang sangat murah.

GPN sendiri berkomitmen agar kedepannya transaksi di Indonesia akan lebih mudah, transaksi dapat dilakukan dari Bank Manapun, Instrumen Apapun dan Kanal Pembayaran Apapun, tanpa harus khawatir dengan biaya transaksi.

Saat ini hampir seluruh perbankan Indonesia memang masih menggunakan Payment Gateway asing seperti Mastercard, Visa, UnionPay dan JCB. Karena keseluruhan proses didalam negeri, nantinya biaya yang dibebankan akan menjadi lebih hemat karena Indonesia akan memiliki Payment Gateway sendiri. Jadi Payment Gatewayi Asing nantinya akan berjalan bersama-sama dengan GPN.

Onny Widjanarko, Kepala Pusat Program Transformasi BI menjelaskan bahwa, manfaat GPN ini nantinya dapat menekan keseluruhan biaya administrasi bank, dimana biaya bulanan, biaya transfer, serta biaya cek saldo bisa ditekan.

Related Articles