Photo

Sri Mulyani : Pilkada Serentak Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

by Wida Yodik

Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak, akan dilaksanakan oleh pemerintah pada tahun 2018 mendatang. Pemerintah juga berharap dengan adanya event tersebut bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Sri Mulyani, Menteri Keuangan (Menkeu) saat ini menjelaskan bahwa, Indonesia pada 2 tahun kedepan akan mengalami tahun politik, dimana selama tahun 2018 akan diadakan sedikitnya 171 pilkada serentak di berbagai daerah. Kemudian, pada tahun 2019, juga akan dilaksanakan pemilihan presiden (Pilpres) untuk periode tahun 2019 – 2024.

Sri Mulyani mengatakan dalam seminar Nasional Political Economy Outlook 2018, “Tahun 2018 – 2019 akan ada 171 pilkada yang akan diadakan di seluruh daerah di Indonesia. Event ini bisa jadi lokomotif yang bagus untuk perekonomian Indonesia).

Menurutnya, jika penyelenggaraan pilkada dan pemilu bisa lancar sesuai yang direncanakan, hal ini justru dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah. Beberapa provinsi yang menurutnya akan mendapatkan suntikan semangat pertumbuhan ekonomi adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Dia menambahkan,”Saya berharap siklus politik tersebut tidak lantas membuat pesimis, namun harus justru sebaliknya, karena indonesia sudah mampu berkali-kali melewati siklus tersebut dengan sukses”.

Pemilihan umum yang dilakukan secara periodik sebenarnya tidak hanya dilakukan di Indonesia saja, namun juga dinegara-negara lain diseluruh dunia. Yang membedakan adalah, setelah ada sosok pemimpin yang terpilih, semua hal akan kembali normal, sedangkan di indonesia selalu muncul konflik diantara para pendukung setelah pemilu selesai.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani menghimbau kepada masyarakat untuk tetap optimis terhadap dua tahun politik 2018 dan 2019. Karena event-event tersebut seharusnya malah di manfaatkan untuk produktifitas dan perbaikan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Related Articles