Photo

Pemerintah Aceh Berencana Tutup Seluruh Perbankan Konvensional

by Wida Yodik

Saat ini Perbankan Konvensional mengalami kekhawatiran yang besar, karena pemerintah Aceh sedang bersiap-siap untuk menutup semua operasional kantor perbankan konvensional di Provinsi Aceh.

Hal ini seiring dengan disahkannya Qanun atau Peraturan Daerah (Perda) yang membahas tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Provinsi Aceh, yang mengharuskan penghapusan Bank dengan Sistem Konvensional dan merubahnya menjadi provinsi dengan keuangan syariah.

Ketua Komisi A DPR Aceh, Abdullah Saleh menyampaikan pendapatnya bahwa, karena sudah ada banyak unit-unit syariah, jadi penutupan bank konvensional tidak akan terlalu berat. Setelah Qanun disahkan oleh pemerintah, maka seluruh bank konvensional akan ditutup, menyisakan bank syariah saja.

Pendapat tersebut disampaikan seusai Solsialisasi Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2017, tentang hukum jinayah, serta sistem jaminan produk halal yang ditulis pada Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016.

Abdullah Saleh juga menambahkan bahwa, nantinya tetap akan ada lembaga keuangan khusus yang berbasis konvensional, yang bertugas untuk melayani nasabah non-muslim di daerah Aceh.

Penutupan bank-bank konvensional ini berasal dari penelitian bahwa selama ini lembaga keuangan konvensional yang beroperasi diprovinsi Aceh menganut sistem “Riba”. Hal ini sangat bertentang dengan idealisme masyarakat aceh yang memegang syariat secara sempurna.

Abdullah Saleh kembali menegaskan, Pada intinya, sistem bank konvensional saja yang ditutup total karena ada kegiatan Riba didalamanya, sedangkan bank syariah tetap berjalan. Kemudian ada satu bank valuta asing yang masih akan dipertahankan, dan diperuntukkan untuk masyarakat Aceh yang non-muslim.

Qanun Aceh akan disahkan paling lambat sampai akhir tahun 2017 ini, sebab saat ini konsultasi dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) juga sudah selesai dilaksanakan. Hanya tinggal pelaksanaan rapat paripurna untuk pengesahan bersama, kemudian penutupan seluruh bank dengan sistem konvensional akan dilakukan.

Related Articles