Photo

BI Mulai Lirik Teknologi Penggerak Bitcoin

by Wida Yodik

Eni V. Panggabean, Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) mengatakan mabhwa instansinya kini sedang melakukan riset kemungkinan pengembangan teknologi penggerak Bitcoin di Indonesia.

Teknologi penggerak dan sistem yang mendasari penciptaan Bitcoin tersebut dikenal dengan istilah blockchain (Rantai Blok). Pembetukannya adalah semacam kumpulan buku catatan yang disebut dengan blok, kemudian masing-masing blok bersifat transparan dan terdesentralisasi serta memiliki proteksi keamanan yang sangat tinggi. Hampir tidak mungkin peretasan jaringan bisa dilakukan.

Eni menambahkan saat ditemui setelah pertemuan seminar Transformasi Digital Dunia Keuangan bahwa “Bank Sentral saat ini memang melirik teknologi Bitcoin dengan hati-hati, ada peluang baik yang didapatkan namun memiliki risiko yang juga cukup besar. Saat ini kami masih melakukan Stock Taking, atau menganalisa apa saja yang bisa dilakukan oleh teknologi tersebut”.

Berbagai lembaga keuangan  terkemuka dunia  seperti IMF (Internasional Monetary Fund / Dana Moneter Internasional dan Bank Sentral Cina (PBOC) juga sudah mulai menganalisa manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan teknologi blockchain dalam hal transaksi perbankan. Namun, sampai saat ini kedua lembaga tersebut juga belum memutuskan apakah akan mengadopsi teknologi tersebut atau tidak, mengingat teknologi tersebut baru diciptakan pada tahun 2009 lalu, dan mulai terkenal pada tahun 2017 ini.

Eni juga lantas menambahkan “kita sudah punya kantor fintech (Financial Technology / Teknologi Keuangan) yang bertugas melakukan riset dan kajian serta pendalaman tentang teknologi blockchain. Apalagi, teknologi tersebut masih terbilang baru, jadi sebelum mengadopsinya pihak kami akan terus melakukan analisa. Selain itu, kami juga rutin membahas hal ini dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan)”.

Pada masa mendatang, BI juga akan menerapkan Regulatory Sandbox, yaitu semacam perangkat agar teknologi finansial di uji cobakan kepada masyarakat terlebih dahulu sebelum di rilis resmi. Jadi tujuan serta efek yang ditimbulkan pada masyarakat bisa di analisa.

Related Articles