Photo

Pelemahan Dolar Lambungkan Harga Emas

by Wida Yodik

Tercatat dalam perdagangan hari Jumat kemarin, harga emas mengalami kenaikan sekaligus mencatatkan kenaikan bulanan yang terhitung berkisar 1,3 persen. Penyebabnya antara lain lantaran pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang masih belum sesuai dengan harapan. Betapa tidak, kondisi tersebut menjadi beban bagi dolar AS. Hasilnya, pelemahan dolar pun memicu kenaikan harga emas.

Seperti yang tercatat pada Sabtu (29/4/2017) hari ini, walau tercatat sempat ada kenaikan, nyatanya harga emas dalam skala mingguan melemah 1,6 persen yang dipicu oleh naiknya ekuitas global di hari Jumat kemarin. Harga emas dalam pengiriman Juni naik 0,2 persen atau US$ 2,4 yang kemudian menetap pada US$ 1.268,3 per ounce seanjang sesi kemarin.

Penurunan yang terjadi selama 3 hari berturut-turut pada pembukaan pekan pada akhirnya membawa harga emas terjun ke level rendah selama 2,5 pekan hingga terjadinya rebound pada akhir pekan ini. Emas kontrak Juni secara bulanan naik 1,4 persen. "Tema terpenting di akhir April ini yaitu investor secara kolektif juga menjual aset tradisional semisal emas," kata analis Investing Haven Taki Tsakianos kepada media.

Di lain pihak, Presiden of Libertas Wealth Management Group menyebut bahwa dirinya tak akan melihat logam mulia ini untuk aset yang akan dibeli dalam jangka menengah kecuali harganya menyentuh US$ 1.300 lebih per ounce.

Related Articles