Photo

Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Sejarah Bank Indonesia

by Superadmin

Mungkin kita sudah tak asing lagi mendengar kata “Bank Indonesia” atau biasa dikenal dengan BI. Namun sudah tahu kah sejarah tentang Bank Indonesia?

Bank Indonesia (BI) merupakan Bank Sentral Republik Indonesia. BI sudah ada sejak masa Hindia Belanda, pada masa itu, Bank Indonesia memiliki nama De Javasche Bank (DJB). Bank Indonesia didirikan pada tahun 1828 oleh pemerintah Hindia Belanda. De Javasche Bank memiliki tugas yaitu mencetak dan mengedarkan uang. De Javasche Bank merupakan Cikal bakal dari Bank Indonesia. Selain itu, anda juga bisa mengenal Bank Indonesia lebih jauh dengan mengunjungi Museum BI yang beralamat tepatnya di Jalan Pintu Besar Utara No. 3 Jakarta Barat.

De Javasche Bank berdiri sejak 1828 namun seabad kemudian, tepatnya di tahun 1953, Bank Indonesia dibentuk dengan menggantikan fungsi dan peran De Javasche Bank. Dan pada saat itu Bank Indonesia memiliki tiga tugas utama yaitu di bidang moneter, sistem pembayaran dan perbankan. Selain itu Bank Indonesia diberi tugas penting lain dalam hubungannya dengan Pemerintah dan melanjutkan fungsi bank komersial yang dilakukan oleh DJB sebelumnya.

Lalu pada tahun 1968, dikeluarkan undang undang Bank Sentral yang berisi tentang tugas serta kedudukan Bank Indonesia. Undang undang tersebut jelas sebagai pembeda Bank Indonesia dengan Bank lain. Setelah undang undang tersebut di resmika, Tugas Bank Indonesia menjadi bertambah, dan memiliki tugas baru yaitu membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Di akhir tahun 90, tepatnya di tahun 1999 Bank Indonesia memiliki babak baru dalam sejarah bank Indonesia, sejalan dengan UU No.23/1999 yang menetapkan tujuan tunggal Bank Indonesia yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Undang Undang Bank Indonesia harus di Amendemen dan amendemen pertama terjadi di tahun 2004, dan Bank Indonesia  fokus pada aspek penting yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan wewenang Bank Indonesia.

Lalu setelah itu, di tahun 2008, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.2 tahun 2008. Dalam perubahan tersebut, menekankan juga bahwa Bank Indonesia punya peran untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Tugas ini dilakukan sebab, pada tahun itu, pemerintah sedang menghadapi krisis global sehingga peru ada peningkatan akses perbankan terhadap Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek dari Bank Indonesia.

Tiga Pilar Utama Bank Indonesia

  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta
  • Mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia.

Related Articles