Photo

Bersih - Bersih Ala Bank Indonesia Bagi Pedagang Valas

by Superadmin

Dengan maraknya bisnis moneychanger alias pedagang valas di indonesia khususnya pula jawa membuat BI turun tangan terhadap kegiatan penukaran usaha penukaran Valas yang bukan bank (KUPVA BB ) 

Hal ini disampaikan oleh Deputi kepala perwakilan kantor BI kediri Beny WIcaksono perihal maraknya jumlah moneychanger yang terdapat di kediri dan madiun yang mencapai 67 Usaha.

Ia mengatakan, segala bentuk kegiatan sistem pembayaran harus mendapatkan izin dari Bank Indonesia, termasuk "money changer". BI bisa melakukan pengawasan terkait dengan aktivitas penukaran uang tersebut. 

KEKHAWATIRAN USAHA MONEYCHANGER LIAR

Beliau mengakui ada dampak tersendiri bagi pelaku usaha "money changer" saat harus mengajukan izin, adalah adanya persaingan antara pedagang valuta asing tersebut.

Ia mengaku juga khawatir jika ada "money changer" yang tidak berizin, dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal, misalnya penukaran uang hasil transaksi narkoba, pendanaan teroris.

Beny Wicaksono juga menambahkan, Bank Indonesia juga giat melakukan sosialisasi terkait dengan KUPVA BB tersebut. Dengan adanya izin, KUPVA BB akan bisa melakukan akvitas sesui dengan aturan, misalnya saat penukaran uang harus menunjukkan identitas diri. 

Pihaknya juga sudah koordinasi dengan kepolisian untuk penindakan KUPVA BB yang tidak berizin. BI juga masih memberikan kesempatan bagi pelaku usaha KUPVA BB ini untuk mengajukan perizinan secara legal.

"Harus legalkan usaha, jika tidak berusaha mengajukan perizinan legal, dia harus hentikan usaha ini. Nanti, selain dari kepolisian, juga (melibatkan) PPATK untuk transaksinya," ujar Beny. 

Dilihat secara nasional, Bank Indonesia telah menemukan 612 KUPVA BB tidak berizin atau ilegal di seluruh Indonesia. Persebaran "money changer" ini cukup merata.

Bank Indonesia mencatat KUPVA BB ilegal tersebut berada di wilayah Jabodetabek, Lhokseumawe, Kalimantan Timur, Bali, dan Kediri. Temuan tersebut merupakan hasil koordinasi bersama pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan (PPATK), badan narkotika nasional (BNN), serta kepolisian.

Related Articles