Photo

Uang Palsu Yang Beredar Ada Peningkatan Jumlah

by Superadmin

Saat ini di Bulan puasa, Peredaran uang Palsu akan marak terjadi. Oleh sebab itu Bank Indonesia (BI) terus memberikan peringatan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap uang palsu. Karena uang palsu pasti sudah ada yang di edarkan oleh oknum oknum tertentu. Karena saat ini BI telah bekerja Sama dengan Pihak Kepolisian. Dan pihaknya saat ini telah berhasil mengamankan uang palsu yang beredar. BI memprediksi uang palsu akan ada peningkatan jumlah. Hal tersebut terlihat dari kasus terakhir kasus uang paslu dengan jumlah uang mencapai 18.000 lembar. Tentu hal ini sudah sangat meresahkan dan membuat masyarakat menjadi Khawatir.

Jika di lihat, setiap tahunnya peredaran uang palsu di indonesia terus mengalami peningkatan. Tentu ini menjadi PR untuk Pemerintah khususnya BI dan Kepolisian untuk bisa menangkap para pelaku dan juga memberikan hukuman yang berat kepada para pelaku. Karena hampir setiap tahun kasus temuan uang palsu seakan tidak pernah henti. Tentu ini menjadi tugas besar BI untuk bisa menjaga peredaran uang tersebut. Saat ini jaringan peredaran uang palsu sudah semakian berkembang dan tumbuh pesat sehingga peredaran uangnya sangat rapi.

Di saat yang bersaam kasus temuan uang palsu ini melibatkan anggota TNI. Tidak lama berselang Badan Reserse Kriminal Polri menangkap anggota TNI yang kedapatan terlibat dalam kasus peredaran uang palsu. Saat penangkapan, polisi menyita 3.000 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000. tentu ini menjadi sangat meresahkan, dan tentu menjadi PR untuk BI dan Pemerintah untuk dengan segera memberantas peredaran uang palsu di masyarakat.

Masyarakat juga harus teliti dalam memilih uang, kenali uang palsu dan asli. Kita perlu menerapkan sistem 3D dilihat, diraba, diterawang agar uang aman. Namun cara simpel melihat uang asli apa palsu yaitu dengan cara melihat benang pengaman yang terdapat di setiap uang asli. Dan kalau uang palsu memiliki Teksture kertas yang kasar. Sehingga dengan begitu masyarakat bisa terhindar dari uang palsu.

Related Articles