Photo

Rupiah masih Tertekan Pertemuan Bank of Japan

by Superadmin

Dalam perdagangan pada Selasa 26 April 2016 kemarin, Rupiah mengalami penurunan sebanyak 0,05% ke angka Rp 13.205 per dolar Amerika Serikat jika dibandingkan dengan perdagangan hari Senin, tetapi pada kurs tengah BI, harga Rupiah terhadap Dolar AS malah mengalami kenaikan sebesar 0,15% ke angka Rp 13.215 per dolarnya. Salah satu ekonom suatu bank mengatakan bahwa saat ini pergerakan Rupiah masih terbatas. Tekanan yang berimbas pada penurunan sendiri datang disaat para pelaku pasar sedang menunggu bagaimana hasil dari pertemuan dari BOJ atau Bank of Japan pada hari Kamis tanggal 28 April 2016 atau esok hari. Dari indikasi pasar yang terjadi, BOJ akan terus melonggorkan dana stimulusnya.

Jika BOJ terus melakukan kebijakan ini, maka ditengarai mata uang Asia lainnya akan mengalami pelemahan dan disebut sebut bakal kembali membuat Rupiah terpuruk. Saat ini pelaku pasar juga tengah meninggalkan mata uang yang dianggap emerging market karena masih belum tentunya kepastian kondisi pasar. Meski jaraknya masih kecil, tetapi Pelemahan Rupiah ditengarai tidak bisa dihindarkan nantinya. Faktor pelemahan Rupiah saat ini masih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, sementara dari dalam negeri tidak terlalu mempengaruhi pergerakan Rupiah saat ini.

Related Articles