Photo

Kementan Rencanakan 2016 sudah Terbangun 1000 Toko Tani

by Superadmin

Kementerian Pertanian (Kementan) RI berencana mengembangkan Toko Tani Indonesia (TTI) pada tahun 2016. Kementan menargetkan untuk membangun 1000 TTI di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi tahun ini baru semacam ujicoba sekalian mencari bentuknya (TTI). Nanti dikembangkan pada 2015, targetnya membangun 1000 TTI di 26 divre di 34 provinsi," kata Kepala Bidang Harga Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Deshaliman, usai acara Rakor Ketahanan Pangan di Gedung Sate, Rabu (30/9).

Deshaliman mengungkapkan pembangunan TTI merupakan kerjasama yang dilakukan Kementan bersama Bulog. Kedua institusi tersebut, katanya, akan berbagi tugas dalam mengembangkan TTI di Indonesia dimana Bulog menjadi pemasok barang sementara Kementan menjadi pendamping dan pengawas.

Ia menuturkan keberadaan TTI diharapkan mampu mengendalikan harga dan inflasi yang terjadi di daerah. Oleh karenanya, TTI akan dibangun di daerah-daerah yang mengalami gejolak harga.

"TTI dibangun di daerah yang suka bergejolak serta di pasar-pasar yang merupakan pencatatan BPS untuk inflasi sehingga kalau di sana dibangun TTI otomatis harga akan dan inflasi juga stabil," katanya.

Adapun TTI ini akan menyediakan berbagai komoditas tani yang dibutuhkan masyarakat. Namun, pada masa ujicoba sekarang, pihaknya baru menyiapkan komoditas-komoditas strategis seperti beras, minyak dan gula.

"Ke depan akan dikembangkan lagi mungkin kami juga akan menyiapkan daging sapi, tapi tentu harus ada alat pendingin. Kemudian (menyiapkan) bawang dan cabai juga dimana harus ada alat pengering dan pendingin. Tak tertutup kemungkinan komoditas lain juga akan dijual di TTI sesuai dengan (komoditas asli) provinsi," katanya. 

Related Articles