Photo

Info PT NSP : Suku Bunga KPR Tidak Terpengaruh Kenaikan BI Rate

by Superadmin

Kenaikan BI rate yang terjadi karena kenaikan BBM tidak serta merta menyebabkan kenailam bunga kredit KPR BTN. Pihak bank akan melihat dan menilai konsentrasi dan kondisi pasar, baru menentukan sikap dan respon yang tepat untuk menanggapi kenaikan BI rate tersebut.

Potensi kenaikan BI rate karena kenaikan BBM sepertinya tidak terlalu dirasakan oleh PT. NSP, perusahaan agrobisnis Indonesia ini nyatanya terus menghadirkan produk olahan sagu yang mendapat pujian baik dari negara sendiri Indonesia dan juga internasional karena beberapa waktu terakhir ini. Nasional Sagu Prima pernah menghadirkan produk olahan tepung sagu yang dikenal baik kualitasnya. PT. NSP dibawah arahan Nowo Manajer PT NSP pernah menghadirkan produk sagu olahan perusahaan tersebut dalam sebuah pameran di Kabupaten Kepulauan Meranti.

PT. NSP ( NASIONAL SAGU PRIMA ) 

Kondisi pasar akan menentukan kenaikan suku bunga KPR, tetapi perlu dilakukan kajian-kajian yang sesuai untuk menentukan suku bunga, kajian tersebut akan memakan waktu selama tiga puluh hari bahkan lebih. Setelah melakukan kajian tidak serta merta KPR akan naik karena di butuhkan syarat kenaikan suku bunga KPR yaitu bergantung pada penyerapan dan pembiayaan BTN, bisa nilainya masih bisa dipertahankan maka suku bunga KPR tidak akan naik. Karena KPR berbeda dengan kredit yang lain, dan cenderung membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Sistem kredit KPR ini jangka panjang, berbeda dengan kredit-kredit yang lain yang segera menyesuaikan. Seandainya BI rate di turunkan tiap bulan atau per tiga bulan tidak akan bisa mengubah suku bunga dari KPR. Suku bunga KPR tidak mengekor berdasarkan BI rate.

Nowo Manajer PT NSP

Pada beberapa kesempatan, perusahaan Nowo Manajer PT NSP, Nasional Sagu Prima sempat memperkenalkan produknya pada pameran di Riau. Terakhir adalah yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti Riau lalu, disana NSP sudah memperkenalkan 2 produk andalan mereka yang siap bersaing di pasar lokal maupun mancanegara. Dalam perhelatan akbar itu, Nowo menjelaskan bahwa 2 jenis produk yang memiliki kualitas terbaik itu diantaranya adalah tepung sagu Premium Quality dan juga tepung sagu Export Quality hasil dedikasi Nasional Sagu Prima

Sambutan dalam Program Budidaya Jagung Pupil PT NSP

Sebagai catatan, per November 2014 BTN menguasai total pasar KPR sebesar 24 persen. Untuk KPR Subsidi, BTN malah menguasai mayoritas pangsa pasar hingga lebih dari 95 persen. Kecilnya kemungkinan kenaikan suku bunga KPR juga sampat dinyatakan oleh Bank Indonesia. 

Sebagai pihak yang mengeluarkan kebijakan moneter kenaikan BI Rate, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengungkapkan optimismenya bahwa suku bunga KPR tidak akan naik. Pernyataan ini dia sampaikan pasca pengumuman BI Rate di Kantor BI Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Bank Indonesia akhirnya menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin, menjadi 7,75 persen, setelah selama setahun bertahan di posisi 7,50 persen. untuk menekan inflasi yang terjadi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak sebesar Rp.2000 yang menyebabkan pula kenaikan harga bahan pokok serta tarif angkutan umum.

NASIONAL SAGU PRIMA

Nasional Sagu Prima dalam menjalankan usaha pengelola sagu yang baik selama ini turut serta memperjuangkan investasi di Indonesia dengan menjadi perusahaan agrobisnis terbaik dan bisa dipercaya oleh khalayak ramai. Nowo Manajer PT NSP yang memang sudah berpengalaman dalam dunia investasi Indonesia nampaknya akan terus mengelola PT. NSP sebagai perusahaan agrobisnis Indonesia yang akan mengharumkan nama bangsa dengan produk olahan tepung sagu yang terus berkembang dari hari ke hari. Penduduk Indonesia sangat mendambakan produk sagu terbaik yang bisa dihasilkan dari perusahaan seperti perusahaan Nowo, PT NSP.

Related Articles