Photo

Tekanan Mulai Berkurang, Rupiah Masih Berada di Rp12.220

by Superadmin

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pagi ini. Depresiasi yang terjadi pada dolar AS, telah membuat Rupiah mulai kembali mendapatkan keuntungan.
Jumat (17/10/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat 35 poin atau 0,29 persen ke Rp12.225 per USD. Pagi ini, Rupiah begerak di kisaran Rp12.220-Rp12.240 per USD.
Sebelumnya, dolar AS mengalami penurunan mingguan terhadap 11 dari 16 mata uang utama. Para pedagang mencermati perlambatan pertumbuhan ekonomi global, yang diperkirakan mengekang perekonomian Amerika.
Kerugian Greenback minggu ini, berasal dari perkiraan data yang menunjukkan peningkatan housing starts dan izin bangunan di ekonomi terbesar dunia tersebut. Pedagang telah mendorong kembali harapan agar the Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih cepat.
JPMorgan Chase & Co. Global FX Volatilitas Index naik sebanyak 8,56 persen minggu ini, terbesar sejak 6 Februari. Indeks ini telah naik dari level terendahnya 5,28 persen pada Juli. Spekulasi bank sentral AS akan menaikkan suku tahun depan telah menyebabkan reli rekor dalam mata uang AS.

Related Articles