Photo

OJK Minta Perbankan Indonesia Belajar dari Asing

by Superadmin

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bagi industri perbankan akan mulai efektif pada tahun 2020. Namun sangat dimungkinkan jika mulai dari sekarang negara-negara ASEAN sudah melakukan kesepakatan-kesepakatan bilateral.
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengungkapkan dengan kesepakan bilateral tersebut pada tahun 2020 akan tercipta integrasi antar negara di ASEAN.
Negara negara lain juga sudah melihat kesempatan itu, beberapa dari kita mampu bahasa Myanmar atau lainnya, maka kita harus punya daya saing yang tinggi, ungkapnya saat membuka FDG di Gedung Bank Indonesia.
Pihaknya juga mengaku sudah menerima beberapa delegasi dari negara ASEAN seperti Myanmar dan Vietnam. Kedatangan delegasi tersebut, kata Dia untuk bertanya dan mempelajari bagaimana regulasi dan pengawasan industri keuangan di Indonesia.
Artinya dari kawan-kawan di sana sudah mau banyak belajar dari pengalaman kita, karena mereka juga melihat pasar dalam negeri kita juga tinggi," lanjutnya.
Menurutnya negara seperti Malaysia dan Singapura memiliki pasar yang kecil sehingga memiliki kecenderungan untuk ekspansi ke luar. Sedangkan Indonesia memiliki pasar yang besar namun belum mampu untuk mengoptimalkan.
Kita terbalik, pasar masih sangat besar jadi banyak yang mau masuk karena kita sendiri belum punya sarana untuk menguasai. Saving gap kita masih besar makanya kita butuh modal dalam negeri. Saya harap teman-teman selain mengembangkan pasar dalam negeri, teman-teman juga mau melihat dan mempelajari pasar yang ada di luar.

Related Articles