Photo

OJK Cari 20 Penyidik Investigasi Perbankan

by Superadmin

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membutuhkan 20 tenaga penyidik investigasi perbankan hingga akhir 2014. Untuk tahap awal, Departemen Pemeriksaan Khusus dan Investigasi Perbankan OJK akan merekrut tenaga penyidik dari Polri.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK, Endang Kussulantari, mengatakan, ada rangkaian Lokakarya Tiga Penanganan Dugaan Tindak Pidana Perbankan. Kegiatan ini menghadirkan para pihak. Mereka adalah aparat penegak hukum, pejabat perbankan dan para pengelola Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

OJK baru MOU dengan Polri. Namun ke depan kami juga akan bekerja sama dengan kejaksaan untuk direkrut jadi penyidik OJK. Soalnya yang bisa jadi penyidik adalah yang memiliki sertifikasi dan pendidikan khusus, itu dimiliki kepolisian dan kejaksaan.

Endang menjelaskan, sebelumnya di Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) sudah ada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Namun saat mereka melebur ke dalam OJK, mereka menjadi karyawan biasa. "PPNS ini tidak bisa langsung jadi penyidik OJK. Mereka perlu pelatihan khusus lagi,"jelas Endang.

Saat ini, OJK menangani 64 kasus lembaga keuangan. Kasus-kasus itu sudah diproses di OJK dan 16 di antaranya akan dilanjutkan ke penyidikan. "Kasus-kasus itu didominasi masalah kredit di bank. Untunglah tak ada satu pun kasus dari OJK Sulampua," ucapnya.

Sementara itu Kepala OJK Regional VI Sulawesi Maluku Papua Adnan Djuanda mengemukakan, hingga saat ini pihaknya menangani 42 kasus keuangan dan perbankan. Namun, semuanya masih terindikasi. Belum diproses untuk diperiksa lebih lanjut

Related Articles