Photo

Rupiah Melemah, Utang Negara Naik Rp20,95 T

by Superadmin

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat terjadi peningkatan pada total utang pemerintah pusat. Bertambahnya utang tersebut, terjadi di tengah melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir keterangan yang diterbitkan DJPU di Jakarta, Jumat (20/6/2014), total utang pemerintah pusat pada periode Mei ini naik Rp20,95 triliun menjadi Rp2.461,36 triliun dari periode April sebesar Rp2.440,41 triliun. Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada Mei tercatat melemah Rp79 menjadi Rp11.611 per USD.

Pelemahan tersebut, cukup memberikan dampak pada pinjaman luar negeri pemerintah. Tercatat, pinjaman luar negeri pemerintah naik Rp5,07 triliun dari Rp673,74 triliun pada April, Menjadi Rp678,81 triliun pada Mei.

Pinjaman luar negeri, merupakan pemberi sumbangan terbesar dalam sektor pinjaman pemerintah pusat. Sementara pinjaman dalam negeri, naik Rp100 miliar menjadi Rp2,40 triliun dari Rp2,30 triliun.

Di sisi lain, utang pemerintah dalam Surat Berharga Negara (SBN) pada Mei juga mengalami kenaikan sebesar Rp15,78 triliun menjadi Rp1.780,15 triliun dari Rp1.764,37 triliun pada April.

Kontribusi SBN tersebut, terdiri dari SBN dengan denominasi Rupiah sebesar Rp1.382,87 triliun, sementara untuk SBN denominasi valas, tercatat sebesar Rp397,29 triliun.

Related Articles