Photo

Nyamannya Bus Transjakarta Koridor I Dibanding Bus Koridor Lain

by Superadmin

Kondisi bus transjakarta Koridor I (Blok M-Kota) sangat mencolok jika dibandingkan dengan bus-bus transjakarta di koridor lain. Bus-bus yang melintas di Koridor I terlihat bagus dan terawat, sementara koridor lainnya sudah usang. transjakarta di Koridor I  yang berwarna merah-oranye terlihat sangat terawat, tampilan pun layaknya bus baru, bersih dan nyaman dengan pendingin ruangan, dan bangku-bangku tertata rapi.
Sementara itu, di Koridor III, bus transjakarta yang melintas dan berwarna kuning-merah dan abu-abu itu kondisinya sangat memperihatinkan. Warna cat di bus sudah pudar, pada beberapa sisi ada yang berkarat bahkan terkelupas.
Di dalam bus, pendingin ruangan sebagian tidak berfungsi dan bangku berpegas sehingga jika duduk, maka penumpang merasa goyang dan kadang terpental hingga membuat terjatuh. Ketika bus berjalan di permukaan yang tidak rata, kaca bus goyang dan menimbulkan bunyi.
Selain itu, jarangnya bus yang melintas di Koridor III membuat penumpang terganggu sebab pada saat menumpang bus Koridor I, bus cukup sering melintas.
Antre ke Kalideres lumayan lama, ada 15 sampai 30 menit nunggu. Kalau body busnya beda jauhlah sama yang itu (seraya menunjuk ke arah transjakarta Koridor I). Kalau saya pribadi kecewa seperti beda busnya," ucap Utami, penumpang tujuan Grogol II, saat ditemui di halte Harmoni, Jakarta Pusat.
Menanggapi hal itu, Kepala Humas PT Transjakarta Sri Ulina Pinem menyatakan, tidak ada perbedaan perlakuan untuk transjakarta Koridor I dan koridor lainnya. Meski begitu, diakuinya bus-bus di Koridor II dan III sudah uzur.
Untuk semua armada, kita tidak ada diskriminasi. Memang, untuk bus di Koridor II dan III sudah tua, di atas lima tahun. Seharusnya ada peremajaan, tapi kita masih menunggu bus-bus baru untuk diganti.
Sri menekankan lagi bahwa pihaknya tidak pernah menomorduakan armada transjakarta, seperti pada Koridor I (Blok M-Jakarta Kota) yang melewati berbagai titik strategis di pusat Jakarta dengan koridor lainnya.

Related Articles