Photo

Sapi Impor RNI dari Australia Masuk September 2014

by Superadmin

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), Ismed Hasan Putro mengatakan, pihaknya telah menetapkan lokasi transit sapi-sapi impor asal Australia, yakni di PG Jati Tujuh Indramayu, dan Majalengka.
Saat ini pembangunan lokasi transit sedang dipercepat, agar bisa selesai pada bulan Juli atau Agustus. "Sehingga September sudah bisa datangkan sapi impor.
Ismed mengatakan, 3.000 ekor sapi yang akan didatangkan dari Australia berjenis limousin dan simental. Dia mengatakan, 10 persen dari total sapi yang didatangkan adalah berupa sapi indukan. Hal itu dimaksudkan untuk menambah populasi sapi nasional, yang menurun tajam dalam lima tahun terakhir.
Ismed mengatakan, masing-masing lokasi transit mampu menampung 1000 ekor sapi. Sekarang karena belum bisa impor, kita masih mendatangkan sapi lokal dari Sumbawa, Bali, dan dari Lombok. Setiap minggu ada 10 ton," katanya.
Sebelumnya, Ismet mengatakan perizinan impor sapi dari Australia masih terganjal administrasi Kementerian Pertanian, di samping lokasi transit yang belum pasti.

Related Articles