Photo

Tak Paham Investasi, Masyarakat Cuma Menabung Jangka Pendek

by Superadmin

Indonesia mengalami pertumbuhan kelas menengah yang cukup signifikan, namun PT Manulife Aset Manajemen Indonesia mencatat rata-rata masyarakat Indonesia hanya mengalokasikan dana tabungannya dalam jangka pendek.
Menurut President Director Manulife Aset Manajemen Indonesia Legowo Kusumonegoro, seharusnya masyarakat Indonesia harus mengalokasikan dana tabungannya untuk jangka panjang, setidaknya hingga 20 tahun mendatang.
Kita hanya memikirkan memiliki tabungan enam sampai tujuh tahun mendatang, tidak sampai 20 tahun. Padahal ini penting bagi kebutuhan investasi," ungkap Legowo di Jakarta.
Dia menambahkan, kalau masyarakat Indonesia berpikir akan seperti ini dikhawatirkan pada masa tuanya tidak akan ter-cover dengan dana tabungan ini. Selain itu, untuk mengantipasi hal tersebut dibutuhkan investasi dalam bentuk lain.
Sebenarnya kalau mau irit kita bisa investasikan ke reksadana, karena investasi ini lebih menguntungkan dan aman. Dengan Rp100 ribu bisa investasi," imbuhnya.
Kendati demikian, tak banyak masyarakat Indonesia paham akan investasi melalui reksadana atau semacam pasar modal. Bahkan dia mencatat hanya 500.000 masyarakat Indonesia memanfaatkan investasi tersebut.
Sebenarnya kekuatan investasi Indonesia itu besar sekali, tapi yang paham dan gunakan investasi pasar modal atau saham dan reksadana hanya 0,32 persen. Itu angka yang sangat kecil, atau hanya 500.000 orang saja," pungkasnya

Related Articles