Photo

Sebelum Lengser, Dahlan Ingin Mandiri Ambil BTN

by Superadmin

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dalam rangka pelepasan saham pemerintah.

Adapun, agenda dari RUPSLB adalah pelepasan kepemilikan saham pemerintah sebesar 60,14 persen, serta diakuisisinya BTN oleh PT Bank Mandiri (Mandiri). Menteri BUMN Dahlan Iskan mengakui, proses yang ditempuh dalam merealisasikan akuisisi BTN ke Mandiri memang tidak bisa diselesaikan hanya dengan RUPS.

Proses akuisisi ini ada yang tiga bulan ada yang 10 tahun, saya berharap tiga bulan selesai," kata Dahlan di Kementerian BUMN,

Sekadar informasi, jabatan Dahlan sebagai Menteri BUMN, akan habis seiring dengan masa bakti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Adapun pemilihan umum presiden, akan dilakukan pada 9 Juli 2014.

Sebelumnya, Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis mengatakan, akuisisi BTN ke Mandiri harus melalui proses yang panjang. Dengan kata lain, tidak hanya semata-mata melalui RUPS.

Harry menjelaskan, pemegang saham BTN adalah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di mana posisi Kementerian BUMN hanyalah sebagai kuasa. Oleh karena itu, harus ada surat dari Kementerian BUMN kepada anggota komite privatisasi yakni Kemenko Perekonomian dan Kemenkeu.

Related Articles