Photo

Dolar AS Masih Banyak Diburu, 2014 Rupiah Ditaksir Rp11.058

by Superadmin

Bank Indonesia (BI) telah mempertahankan tingkat suku bunga acuannya (BI Rate) di kisaran 7,5 persen. BI melihat perekonomian Indonesia dewasa ini bergerak ke arah yang positif dan sesuai perkiraan.

Namun, Ekonom Bank Danamon, Anton Hendranata, menilai arah kebijakan tahun ini masih akan ketat. Oleh karena itu, dia melihat BI masih bisa menaikkan suku bunga acuannya.

Kita tidak mengesampingkan kemungkinan kenaikan suku bunga, dan masih melihat masih ada potensi kenaikan suku bunga 25 bps, terutama jika sentimen eksternal memburuk dan mempengaruhi Rupiah," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Dia melihat, kemungkinan meningkatnya tekanan terhadap Rupiah mungkin tidak akan terlalu besar. Sementara dari faktor eksternal, sebagian besar pelaku pasar melihat sentimen adanya pemangkasan stimulus lebih lanjut dari the Fed.

Namun demikian, kita masih harus hati-hati untuk permintaan dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi, karena pada Mei-Juni adalah musim untuk pembayaran dividen," jelas dia.

Meski demikian, dia yakin tekanan pada perekonomian Indonesia ini hanya bersifat sementara, karena fundamental ekonomi masih di jalur benar. Dia melihat, hasil positif pada pemilu akan membantu meningkatkan percaya diri perekonomian.Kami mempertahankan perkiraan kami Rupiah bisa menguat ke sekitar Rp11.058 per USD pada akhir tahun," tukas dia

Related Articles