Photo

Dolar AS Menguat Dekati Level Tertinggi 10 Mingguan

by Superadmin

Dolar Amerika Serikat (AS) diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 10 minggu terhadap yen Jepang. Pertumbuhan para pekerja di Amerika diperkirakan akan meningkat, tertinggi dalam empat bulanan.
Mata uang AS menuju kenaikan mingguan ketiga terhadap yen Jepang dan euro, karena para investor masih memperkirakan kapan kenaikan suku bunga Federal Reserve, setelah ditahan mendekati nol persen sejak 2006.
Euro menyentuh level terendah dalam satu bulan, setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi berjanji untuk mengambil langkah lebih lanjut guna menghadapi segala risiko deflasi. Dolar Australia menuju penurunan mingguan pertama dalam tiga minggu .
Pasar memiliki ekspektasi pada gaji yang cukup kuat, ekspektasi rebound dari hasil buruk yang disebabkan oleh cuaca," kata asisten wakil presiden pasar global Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd, Ken Takahashi, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (4/4/2014).
Dengan bergerak karena adanya pernyataan keluar dari stimulus, dolar AS diperkirakan bergerak lebih tinggi dalam jangka menengah hingga jangka panjang," tambah dia.
Dolar sedikit berubah pada 103,92 per yen Jepang di Tokyo setelah menyentuh 104,11 per yen Jepang, level tertinggi sejak 23 Januari. Euro tidak berubah pada USD1,3720 per euro setelah mencapai USD1,3698 per euro, terendah sejak 28 Februari. Sementara eruo terhadap yen Jepang diperdagangkan di 142,56 dari 142,59.
Dolar AS menuju kenaikan 1 persen terhadap yen Jepang, dan kenaikan 0,2 persen terhadap euro pekan ini. Euro telah meningkat 0,8 persen terhadap yen Jepang. Dolar Australia naik 92,30 sen AS dari 92,32. Namun, telah menurun 0,2 persen sejak 28 Maret. Data Departemen Tenaga Kerja hari ini mungkin akan menunjukkan para pekerja akan naik 200.000 dari bulan lalu, kenaikan terbesar sejak November.

Related Articles