Photo

BI Diminta Tenang Hadapi Rencana AS Naikkan Rate

by Superadmin

Guna meningkatkan ekspor nasional di 2014, diharapkan para stakeholder mencermati rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga Amerika Serikat (AS). Pasalnya rencana tersebut berdampak pada perekonomian Indonesia.
Emerging juga akan menyesuaikan bunga, saya berharap di Indonesia harus cermat untuk tidak terburu-buru menaikan suku bunga karena ini berpotensi menurunkan dari sisi kinerja pengusaha kita, dan juga mengerem pertumbuhan, tapi saya tidak begitu ikut campur biarkan BI," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Balai Kartini, Jakarta.
Hatta menjelaskan, saat ini pemerintah tengah bekerja keras memperbaiki current account defisit. Pemerintah fokus dalam pengendalian defisit bahan bakar minyak (BBM) khususnya migas.
Ini yang menjadi serius, salah satu program yang harus berhasil yaitu bio Solar, karena mengurangi impor USD3,5 miliar ketergantungan impor, belum lagi mengurangi subsidinya, jadi dua keuntungan ini," ungkapnya.
Selain itu, kerja keras pemerintah lainnya adalah mencari pasar baru. Sebab, pertumbuhan perdagangan nasional diproyeksikan akan menjadi 4,5 persen, atau tumbuh dua kali lipat jika dibandingkan pada 2012 yang hanya 2,5 persen.
Kalau memang betul growth itu hampir dua kali lipat maka ada peningkatkan permintaan, di situ ada peluang, yang ketiga mempercepat value addict kurangi ketergantungan impor bahan baku," pungkasnya.

Related Articles