Photo

Rupiah Belum Mampu Mempertahankan Penguatan

by Superadmin

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan pagi ini. Rupiah dibuka sedikit menguat, sebelum akhirnya melemah ke level Rp11.400 per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (26/3/2014), Rupiah pada perdagangan non-delivery forward (NDF) menguat 11 poin ke Rp11.382 per USD, namun 20 menit kemudian Rupiah melemah ke Rp11.404 per USD. Adapun pergerakan Rupiah pagi ini berada di kisaran Rp11.380-Rp11.418 per USD.
Sekadar informasi, The Bloomberg Dollar Index, yang melacak dolar AS terhadap 10 mata uang utama sedikit berubah pada 1.016,97 setelah jatuh 0,5 persen dalam tiga sesi terakhir.
Sementara euro bergerak 0,5 persen dari level terendah dalam tiga minggu terhadap dolar AS, sebelum laporan strategi AS memprediksi akan menunjukkan pesanan barang tahan lama yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Mata uang 18 negara ini turun 0,1 persen menjadi USD1,3817 per euro. Setelah sempat menyentuh USD1,3749 per euro pada 20 Maret, terendah sejak 6 Maret. Euro diperdagangkan pada 141,38 per yen Jepang di New York.
Euro tergelincir setelah indeks bisnis Jerman Ifo Institute, berdasarkan survei terhadap 7.000 eksekutif, turun menjadi 110,7 pada Maret, setelah meningkat 111,3 pada bulan sebelumnya, level tertinggi sejak Juli 2011.

Related Articles