Photo

Menpan RB: Anggaran PNS Masih Bisa Dipangkas Banyak

by Superadmin

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyebutkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk belanja rutin 2014 menghabiskan pendapatan pajak dalam negeri sebesar 54 persen dari total pendapatan pajak sebesar Rp1,661 triliun.
Dengan demikian, pendapatan pajak dalam negeri sudah dihabiskan sebesar 50 persen hingga 54 persen hanya untuk kebutuhan belanja rutin. Selanjutnya, belanja rutin yang paling banyak menghabiskan pendapatan dari pajak dalam negeri adalah belanja pegawai dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengungkapkan bahwa anggaran tersebut sebenarnya bisa diperuntukkan untuk yang lainnya.
Masih banyak yang bisa kita pangkas dari anggaran tersebut, saya sependapat dengan Fitra, artinya bukan ada penyimpangan, tapi angka tersebut masih banyak yang bisa dipangkas," katanya .
Sebelumnya, Fitra melakukan simulasi dengan mengambil hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada semester I-2013, ditemukan penyimpangan anggaran sebesar Rp472,9 triliun di 94 pada kementerian atau lembaga negara.
Jadi, dari penyimpangan anggaran sebesar Rp472,9 triliun maka negara sudah kehilangan pendapatan pajak dalam negeri sebesar 32 persen.
Dengan demikian, pendapatan negara dari  pajak hanya habis untuk belanja rutin sebesar 54 persen karena ada penyimpangan anggaran atau kebocoran anggaran sebesar 32 persen, maka anggaran APBN sebanyak 86 persen tidak sampai kepada rakyat, maka setiap tahun APBN selalu meningkat terus, tetapi tidak mampu menyejahterakan rakyat karena rakyat hanya menikmati sebanyak 14 persen dari total pendapatan pajak dalam negeri.

Related Articles