Photo

Beli Saham Indosat Berisiko Besar

by Superadmin

PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan kenaikan rasio utang atas Ebitda (leverage) menjadi 2,67 kali per akhir tahun 2013, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2,43 kali.

Menurut Analis Milenium Danatama Sekuritas Probo Sujono, dengan ratio yang besar tersebut akan mempunyai beban bunga yang besar. Apalagi marginnya meningkat.

Marginnya enggak bisa lebih tinggi yang dikenakan mereka akan tertekan, secara overall, kalau melihat semakin banyak utang semakin enggak bagus perusahaan," ujar Probo kepada Okezone, Jakarta, Jumat (7/3/2014).

Namun, lanjut Probo, bila mereka ada proyek mau tidak mau memerlukan utang baik dari obligasi atau pinjaman lain. "Tapi kalau tidak ada kebutuhan, untuk sekarang ini mereka (Indosat) jangan sekarang ini (terbitkan obligasi atau pinjaman)," ujar Probo.

Probo menilai, saat ini Indosat harus lakukan pinjaman seminim mungkin sesuai kebutuhan terutama untuk operasionalnya.

Dia melihat Indosat saat ini prospek sahamnya berisiko besar. Laba bersih 2013 juga mengalami anjlok serta kurs yang telah menggerus pendapatannya.

Tetap saja overall rapor merah, dengan perusahaan rapor merah dengan utang besar itu sangat tidak bagus.

Related Articles