Photo

BI: Redenominasi Bukan Molor, Tapi Tak Ada Jadwal Pasti

by Superadmin

Pekan lalu, Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menunda rencana untuk memangkas angka nol pada mata uang Rupiah atau yang dikenal dengan nama redenominasi. Bank Indonesia (BI) menyatakan, penundaan tersebut karena harus ada undang-undang.

"Redenominasi kan itu dasarnya harus ada undang-undang walau sudah masuk Prolegnas (Program Legislasi Nasional) tahun ini tapi masih di DPR sendiri kan banyak undang-undang yang dibahas," ungkap Deputi Gubernur BI Ronald Waas di Jakarta, Minggu (17/11/2013).

Ronald pun menegaskan, untuk memuluskan rencana penyederhaan rupiah memang harus melihat kondisi perekonomian yang saat ini sedang tidak menentu.

"Jadi kondisi perekonomian juga musti dilihat musti stabil sekarang kan global belum stabil," jelasnya.

Sehingga, lanjut Ronald mengungkapkan rencana tersebut bukan molor atau tertunda tapi belum ada jadwal pastinya. "Apalagi tahun depan juga kita kan tahun pemilu," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah diminta jangan terlalu terburu-buru menggarap RUU Redenominasi. Hal ini melihat kondisi perekonomian sedang sulit. Pasalnya RUU Redenominasi sudah masuk ke dalam DPR tinggal menunggu pembahasan.

"Menurut pendapat saya, dalam kondisi ekonomi seperti ini dengan stabilitas politik yang juga akan mengalami kehangatan, saya rasa membuat kebijakan redenominasi tidak harus terburu-buru," ujar Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam.

Related Articles